Rapat Mendadak \'Mega Center\':
Mega Kantongi 2 Nama Cawapres
Sabtu, 17 Apr 2004 16:51 WIB
Jakarta - Meski masih dilanda kemuraman karena suara moncong putih anjlok banyak, namun diam-diam Megawati sudah mengantongi calon pendampingnya sebagai cawapres. Kedua nama itu pun sudah oke.Demikian disampaikan Wasekjen DPP PDIP Pramono Anung yang juga terlibat dalam Mega Center -- lembaga bentukan PDIP yang bertugas membawa Mega kembali berkuasa -- dalam rapat mendadak Mega Center di kantor DPP PDIP, Jl.Raya Lenteng Agung, Jaksel, yang berakhir Sabtu sore (17/4/2004). Hadir dalam rapat mendadak itu adalah pengurus DPP lainnya yang terlibat dalam Mega Center, seperti Cornelis Lay."Kami dalam waktu dekat mengumumkan siapa yang akan berpasangan dengan Mbak Mega... pada saat yang tepatlah. Calonnya sudah ada di sakunya Mbak Mega. Tinggal dua nama yang cukup kuat," kata Pram usai rapat pada sejumlah wartawan.Siapa dua nama itu, Pramono enggan membukanya. Dia hanya menyebut kriterianya. "Dalam perhitungan yang berulang kali kami sampaikan, yang penting adalah ketokohan yang dikenal masyarakat, yang bisa diterima. Kita sekarang tidak lagi melihat angka perolehan kita, tapi perpaduan Mbak Mega dengan siapa yang cocok," urai Pram.Apakah calon itu Hamzah Haz? Hasyim Muzadi? Pram enggan menjawabnya. Dari sipil atau militer? "PDIP tidak pernah melihat dikotomi seperti itu. Yang jelas, tokoh itu sangat dikenal, mempunyai citra baik, agamis, dlsb," jawab Pram.Pram menyatakan, selama ini pihaknya banyak melakukan pertemuan dengan para politisi parpol lain. "Tapi kita tidak umumkan ke publik. Kita ingin yang kita atur, kita tata (gol dulu-red) baru setelah itu diumumkan kepada publik," urai Pram.Pram yakin, dua nama yang ada di kantong Mega itu akan mendatangkan suara bagi Mega dalam pemilu presiden (pilpres) 5 Juli nanti. Dan dua cawapres itu pun sudah oke mendampingi anak Soekarno itu. "Semua sudah ketemu dan bersedia. Mosok tidak bersedia," tandas Pram sambil berlalu.
(nrl/)











































