Agar Saksi Tak Bohong, Pansus Diminta Panggil Uya Kuya

Agar Saksi Tak Bohong, Pansus Diminta Panggil Uya Kuya

- detikNews
Jumat, 15 Jan 2010 16:21 WIB
Agar Saksi Tak Bohong, Pansus Diminta Panggil Uya Kuya
Jakarta - Seringkali saksi pansus angket memberikan jawaban yang berubah-ubah. Tak jarang pula yang mengaku tidak tahu menahu. Menghadapi ulah saksi seperti ini, para aktivis pun mengusulkan agar pansus menghadirkan para penghipnotis.
Β 
"Daripada bilang tahu nggak tahu lebih baik panggil Rommy Rafael," kata Aktivis Komite Penyelamat Keuangan Negara (KPK-N), Adi Massardi, sambil tertawa.

Hal itu disampaikan Adi saat ditemui pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2010).

Spontan mahasiswa dari BEM UI bersama aktivis lainnya dan anggota pansus pun ikut tertawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya Rommy Rafael, penghipnotis dan pesulap lain, Uya Kuya pun diusulkan agar dipanggil pansus. Uya yang biasa mengusili orang diharap bisa membuat para saksi jujur di alam bawah sadarnya.

"Kalau tidak bisa Rommy Rafael lebih baik Uya Kuya saja," celetuk aktivis KPK-N lainnya, Marwan Batubara disambut tawa seisi ruangan.

Selain meminta para penghipnotis hadir, para aktivis dan mahasiswa ini pun meminta kepala pemerintahan RI untuk dipanggil. "Oleh karena itu kami minta pansus segera memanggil dan memeriksa Presiden SBY," kata Marwan.

Sementara itu, anggota pansus dari FPG Bambang Susatyo, sebelumnya pun pernah berpikiran serupa. Bambang memikirkan cara membuat saksi memberi keterangan jujur.

"Bagaimana kalau lie detektor kita terapkan di pansus, supaya keterangannya jelas dan jujur," kata Bambang kepada wartawan, Kamis (14/1/2010).
(van/amd)


Berita Terkait