Β
"Daripada bilang tahu nggak tahu lebih baik panggil Rommy Rafael," kata Aktivis Komite Penyelamat Keuangan Negara (KPK-N), Adi Massardi, sambil tertawa.
Hal itu disampaikan Adi saat ditemui pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2010).
Spontan mahasiswa dari BEM UI bersama aktivis lainnya dan anggota pansus pun ikut tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tidak bisa Rommy Rafael lebih baik Uya Kuya saja," celetuk aktivis KPK-N lainnya, Marwan Batubara disambut tawa seisi ruangan.
Selain meminta para penghipnotis hadir, para aktivis dan mahasiswa ini pun meminta kepala pemerintahan RI untuk dipanggil. "Oleh karena itu kami minta pansus segera memanggil dan memeriksa Presiden SBY," kata Marwan.
Sementara itu, anggota pansus dari FPG Bambang Susatyo, sebelumnya pun pernah berpikiran serupa. Bambang memikirkan cara membuat saksi memberi keterangan jujur.
"Bagaimana kalau lie detektor kita terapkan di pansus, supaya keterangannya jelas dan jujur," kata Bambang kepada wartawan, Kamis (14/1/2010).
(van/amd)











































