Fenomena alam ini bisa disaksikan di Pusat Pengembangan IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Untuk di Jakarta akan muncul mulai sekitar pukul 14.32 WIB, terakhir 15.57 WIB. Itu dari kontak pertama sampai terakhir, puncak gerhana ada di tengah waktu itu," ujar staf program pengembang astronomi PP IPTEK TMII, Wahyu, di TMII, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengamatan ini kita buka untuk umum. Nanti juga akan ada workshop pembuatan solar view yang berfungsi untuk mengamati gerhana Matahari," terang Wahyu.
Wahyu menerangkan, solar view tersebut berbentuk seperti kartu nama yang di tengahnya dilubangi dan kemudian diberi filter. "Dari lubang filter itu nanti kita akan dapat melihat gerhananya," jelas Wahyu.
Wahyu menambahkan, impian untuk melihat gerhana matahari dapat tidak terwujud apabila kondisi cuaca tidak menguntungkan.
"Kita akan bergantung cuaca, mendung apalagi hujan tidak bisa sama sekali," kata Wahyu.
Bagaimana apabila menggunakan teleskop? "Tidak bisa. Teleskop tidak boleh kena air dan tidak bisa menembus awan," jawabnya.
(mad/nrl)










































