Demikian disampaikan Presiden Haiti Rene Preval seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (15/1/2010).
"Kami telah menguburkan 7.000 dalam kuburan massal," kata Preval kepada wartawan di bandara Port-au-Prince.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Fernandez, salah satu hal penting yang dibutuhkan Haiti adalah bantuan dalam menguburkan mereka yang tewas.
Ratusan ribu orang dikhawatirkan tewas setelah gempa berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Haiti. Hingga kini ribuan orang diyakini masih tertimpa reruntuhan.
(ita/iy)










































