"Itu tidak benar (Golkar bukan partai koalisi). Saya selaku ketua umum PG menandatangani perjanjian koalisi dengan presiden (SBY)," kata Ical.
Ical menyampaikan klarifikasinya itu melalui situs jejaring sosial twitter saat ditanya salah satu followernya perihal pernyataan Bambang seusai diskusi di Gedung DPR, Jumat (15/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR Bambang Soesatyo mengungkapkan Partai Golkar bukanlah partai koalisi bersama PD.
"Partai Golkar bukan partai koalisi Demokrat. Dari awal Partai Golkar tidak pernah koalisi. Karena koalisi itu tanda tangan, dan Golkar tidak pernah tanda tangan," kata Bambang usai diskusi di Gedung DPR senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2010).
Menurut Bambang, Golkar bahkan pada tahun 2009 menantang SBY secara terbuka dalam pemilihan presiden. Karena itu, publik harus sadar bahwa Golkar tetaplah partai independen meskipun sekarang ini bisa bekerjasama dengan pemerintah.
"Kita malah terang-terangan melawan (SBY). Buktinya, JK lawan SBY di pilpres. Partai Golkar hanya berkoalisi dengan Partai Hanura. Partai Golkar bukan koalisi pemerintahan," tegasnya.
(yid/iy)










































