Satgas Sebut Jenderal GM, Propam Turunkan Tim Internal

Penganiayaan di Artha Graha

Satgas Sebut Jenderal GM, Propam Turunkan Tim Internal

- detikNews
Jumat, 15 Jan 2010 14:53 WIB
Satgas Sebut Jenderal GM, Propam Turunkan Tim Internal
Jakarta - Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mengindikasikan adanya intervensi petinggi kepolisian berinisial GM terkait penganiayaan Aan Susandi (30) di Gedung Artha Graha. Tim Propam Polri pun akan melakukan penyelidikan.

"Nanti Paminal (pengawasan internal) kita turunkan," kata Kadiv Propam Polri Irjen Pol Oegroseno di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (15/1/2010).

Tim Satgas, Kamis (14/1/2010) kemarin, menyebutkan jenderal GM terindikasi menghalang-halangi upaya pengungkapan kasus Aan. Propam pun kembali menegaskan bila pihaknya akan mendengarkan keterangan pihak terkait sebelum mengambil kesimpulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak bantah, lah wong belum ngobrol-ngobrol. Jangan dulu dibantah," terangnya menjawab pertanyaan mengenai adanya intervensi jenderal GM seperti disampaikan Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana.

Aan kini mendekam di tahanan narkoba Polda Metro Jaya. Mantan karyawan PT Maritim Timur Jaya, anak perusahaan PT Artha Graha, diserahkan oleh Polda Maluku atas kepemilikan serbuk yang diduga ektasi ke Polda Metro Jaya. Namun menurut Edwin, Aan dijebak oleh oknum itu, sehingga seolah-olah ada narkoba di dompetnya.

Aan, menurut Edwin, dianiaya pada 14 Desember 2009 di depan 3 oknum Polda Maluku. Aan diminta mau menjadi saksi untuk kasus kepemilikan senjata api milik DT. Edwin sudah melaporkan mengenai penganiayaan ini ke Bareskrim Polri.

7 Orang yang dilaporkan terkait penganiayaan dan penyekapan Aan adalah Komisaris Utama PT Maritim Timur Jaya Victor B Laiskodat, Dirutndry PT Maritim Timur Jaya, Komandan Security Group Artha Ronny Brata Wijaya, Kapusdik SG Anwar, Komisaris Bank Artha Graha Andry Siantar, Direskrim Polda Maluku Kombes Pol Jhon Siahaan, penyidik Polda Maluku Ipda Jhoni dan Brigadir Obed.

Victor telah membatah melakukan penganiayaan terhadap Aan. "Gue nggak ngerti urusannya, tiba-tiba aja nama gue masuk di situ (laporan polisi)," ujar Victor saat dihubungi detikcom, pada Rabu (6/1/2010) lalu. Victor menyatakan akan balik melaporkan Aan.

(ndr/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads