"Ada kemungkinan pembantu Presiden ini hanya mencatut nama SBY," kata Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (15/1/2010).
Dugaan bahwa Menkeu Sri Mulyani mencatut Presiden SBY berangkat dari pengakuan mantan Wapres JK di hadapan rapat Pansus Century. Secara tegas dan jelas JK membantah dirinya menerima SMS berisi laporan keputusan melakukan bailout terhadap Bank Century yang oleh Sri Mulyani diakui dikirimkan kepada Presiden SBY dan ditembuskan kepadanya.
"Sedang diselidiki apakah Presiden memang tahu atau tahu setelah kejadian," sambung anggota Pansus Century dari Golkar ini.
Menurutnya, yang perlu diselidiki adalah apakah benar Presiden SBY mengetahui dan kapan mengetahui keputusan bailout tersebut. Sebab bisa jadi memang Presiden SBY tidak tahu hingga diambil keputusan yang sangat teknis tersebut.
"Karena itu Golkar belum memutuskan apakah Presiden SBY perlu dipanggil oleh pansus atau tidak. Kami masih dalam posisi menimbang," pungkas Bambang yang juga inisiator angket Bank Century ini. (lh/nrl)











































