"75 Relawan akan ke Haiti. Mereka akan rakor di kantor Menko Kesra pukul 14.00 WIB," ujar jubir Deplu Tengku Faizasyah dalam pers briefing di Gedung Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2010).
Faiz belum mengetahui detil keberangkatan para relawan itu ke Haiti. Keberangkatan relawan akan dikoordinir oleh Kementrian Kesra.
Relawan yang akan dikirim, lanjut Faiz, terdiri dari staf Deplu, Kepolisian, dokter dari Depkes serta tim SAR. Para relawan akan membawa alat pembersih air, tenda, obat-obatan dan makanan siap saji.
"Mereka membawa bantuan tersebut dari Indonesia karena tidak ada negara terdekat dari Haiti yang memungkinkan untuk membeli barang-barang bantuan," kata Faiz.
Faiz mengatakan, kondisi di Haiti pasca gempa pada Rabu (13/1/2010) lalu, masih lumpuh. Jalur penerbangan reguler belum bisa berjalan, sementara penerbangan darurat dikoordinir oleh PBB.
Pelaksanaan pemerintahan akibat gempa 7 SR itu masih lumpuh. Saat ini seluruh bantuan dikoordinir oleh PBB dan pemerintah Amerika Serikat.
"Kami harap tidak ada lagi warga negara Indonesia yang hilang di Haiti," harap Faiz.
Sebanyak 5 WNI dinyatakan selamat dari musibah gempa Haiti. Mereka adalah dua sukarelawan misi PBB dan 3 wanita pekerja hotel.
(nik/nrl)











































