"Apa yang disampaikan Pansus kepada saksi masih dalam batas etika politik yang wajar. Terkait beberapa anggota pansus yang berbicara berlebihan, harusnya dewan pembinanya (SBY) segera menegur," kata Effendi dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2010).
Menurut Effendi, seharusnya sebelum menegur Pansus secara keseluruhan, SBY menegur dulu sikap beberapa anggota FPD di Pansus. Apalagi sorotan tajam publik pada Pansus juga disebabkan karena perilaku orang-orang tertentu itu.
"Jadi ketua dewan pembinannya harus menegur anggotanya dulu. Jangan mengata-katai anggota Pansus lainnya tidak beretika," papar dosen komunikasi politik UI ini.
Selain itu, Gazali juga mengkritisi soal banyaknya saksi yang dinilai berbelit dalam memberikan keterangan. Akibatnya anggota Pansus menjadi lebih keras dalam memberikan pertanyaan sehingga dikesankan kurang beretika.
"Beberapa saksi yang terlalu berbelit-belit juga membuat Pansus repot dan harus mengeksplorasi pertanyaan yang lebih dalam," pungkas Effendi.
(van/iy)











































