Ruhut menyatakan ini saat menyampaikan pertanyaan kepada mantan Sekretaris KSSK Raden Pardede. Pansus memulai meminta keterangan Raden sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (14/1/2010) di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Saat menyampaikan pertanyaan, Ruhut terlihat sangat memuji Sri Mulyani. Dia menyebut Sri Mulyani sebagai pahlawan ekonomi Indonesia. Dia juga menyebut Sri Mulyani sebagai ikon ekonomi Indonesia. Ruhut juga menyebut Sri Mulyani sebagai Kartini ekonomi Indonesia.
Sampai akhirnya, di tengah pernyatannya yang menggebu-gebu, Ruhut menyebut Prof Dr Sri Mulyani. Padahal, saat ini Sri Mulyani belum mendapat gelar profesor. Catatan wartawan, Sri Mulyani bergelar Doktor.
Hingga pukul 21.10 WIB, Pansus masih meminta keterangan Raden Pardede. Pansus mencecar pertanyaan terkait rapat KSSK sebelum pengambil keputusan penyelamatan Bank Century.
Saat Harry Azhar Azis dari Partai Golkar mendapat kesempatan bertanya, suasana agak memanas. Harry bertanya kepada Raden dengan suara meninggi dan terlihat geram. Sementara Pardede yang berniat menjawab pertanyaan, selalu dipotong oleh Harry.
(asy/gah)











































