"Masih ada 20 sumber yang perlu kita minta keterangan," ujar pimpinan sidang Gayus Lumbuun usai pemeriksaan JK di DPR, Senayan, Kamis (14/1/2010).
Gayus menambahkan, pemeriksaan untuk mengkonfrontir saksi, seperti Boediono, Sri Mulyani, dan Jusuf Kalla juga perlu dilakukan. "Sangat perlu. Tapi belum diagendakan," katanya.
Sementara itu, pemimpin pansus Idrus Marham menyatakan jumat besok tim ahli akan melakukan rapat untuk mengidentifikasi data yang sudah diperoleh. "Dari sana akan ada mapping data dan tentukan rapat untuk konfrontir," jelas Idrus.
Menurutnya, konfrontir perlu dilakukan menyangkut tiga hal. Pertama, terkait keterangan saksi yang saling bertentangan. kedua, menyangkut pernyataan saksi yang dianggap kontroversi.
"Lalu keterangan saksi yang saling lempar tanggung jawab. Seperti mantan Gubernur BI (Boediono) bilang itu tanggung jawab Deputi Pengawasan dan Deputi pengawasan bilang itu Direktur Pengawasan," jelasnya.
Idrus merencanakan konfrontir dapat dilakukan di awal bulan Februari. "4 hari untuk lakukan konfrontir," katanya.
(amd/gah)











































