10 Parpol Jateng Ancam Perdatakan KPUD
Jumat, 16 Apr 2004 22:14 WIB
Semarang - 10 parpol Jateng yang menamakan diri sebagai Forum Aliansi Parpol Peserta Pemilu 2004 Jateng (FAP3J)berkumpul malam ini, Jum'at (16/04/2004), di Hotel Graha Santika Semarang, Jl. Pandanaran. Setelah 3 jam berdiskusi, mereka akhirnya menyatakan sikap: menyetujui hasil pemilu, tapi mengancam mem-perdata-kan KPUD. Sikap itu diambil jika dalam Pertemuan Pleno Penandatangan Rekapitulasi Penghitungan Suara besok pagi, KPUD Jateng tidak mau mendengarkan aspirasi mereka. Selama ini, KPUD memang sering berjalan sendiri. Tak pernah bersikap adil terhadap parpol.Menurut Koordinator FAP3J Gendon Hartono, aspirasi yang hendak mereka bawa besok antara lain, meminta penghitungan ulang di TPS yang bermasalah di seluruh Jateng, bukti-bukti kecurangan akan ditindaklajuti ke MK melalui DPP parpol masing-masing, dan meminta data rekap penghitungan suara dari TPS ke PPK di seluruh Jateng."Jika mereka tak memenuhi tuntutan kami, maka kami akan mengambil langkah hukum, yakni mem-perdata-kan KPUD. Itu langkah terakhir, karena kami merasa dirugikan," kata Gendon usai pertemuan.Menurut pengurus DPD PPD Jateng ini, para parpol telah membawa seluruh bukti adanya kecurangan pemilu. Tidak itu saja, mereka juga akan mendesakkan data kecurangan sebanyak 240 lembar dari KPU Watch Jateng."Kecurangan yang banyak kami temukan adalah banyaknya suara hilang ketika penghitungan suara dilakukan. Kemudian, ada mark up suara juga. Hal itu banyak dilakukan di tingkat PPK dan KPUD kab/ kota," terangnya.Salah satu penggagas pertemuan parpol Heri Saputro mengatakan bahwa sebetulnya mereka mengundang 17 parpol. Tapi, hanya 10 yang hadir. Ke-10 parpol yang hadir antara lain, PNI-M, Partai Merdeka, PNBK, PPNUI, PBB, Partai Pelopor, PKPB, PBR, PPD, dan PBSD."Sedangkan yang tidak hadir adalah PKPI, PPDI, PPIB, PSI, Partai Patriot Pancasila, PPDK, dan PDS. Mereka semua sudah sepaham dengan kami, malam ini juga mereka akan kami kontak untuk menyosialisasikan angkah selanjutnya," tutur Heri yang juga pengurus Partai pelopor ini.Salah seorang peserta pertemuan yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa apa yang dilakukan tersebut adalah himbauan dari DPP masing-masing parpol. Termasuk dalam menentukan parpol yang ikut dalam aliansi. Jadi sangat wajar, kalau PKB, PDI-P, Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, PKS, dan PAN tak diundang.Pertemuan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Rencananya, besok FAP3J akan datang lebih awal dari jadwal acara. Mereka akan melakukan koordinasi dengan seluruh peserta aliansi untuk kemudian mendesakkan tuntutan ke KPUD Jateng. Kalau tidak tercapai, maka mereka telah menyiapkan langkah hukum.
(jon/)











































