"Harus bisa dipertanggungjawabkan," kata Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, usai diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2009).
Emerson menilai, anggaran Satgas masih belum jelas sampai saat ini. Ia berharap, jangan sampai Satgas bernasib sama dengan Tim Pemburu Koruptor yang juga pernah dibentuk Presiden SBY pada periode pertamanya.
"Jangan kayak Tim Pemburu Koruptor nggak pernah tahu hasilnya. Apakah dana yang diselamatkan lebih besar dari dana yang dikeluarkan," kata dia.
Anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan juga mendukung transparansi anggaran Satgas. Masa kerja Satgas selama dua tahun beserta asistensinya, kata Trimedya, pasti memerlukan anggaran yang tidak sedikit.
"Dari mana anggarannya, di mana kantornya. Sekretariatnya ada berapa orang pekerja, itu digaji dari mana?" tanya Trimedya.
(lrn/nik)











































