Demikian disampaikan kepolisian setempat seperti diberitakan New York Daily News, Kamis (14/1/2010).
Menurut kepolisian, Roweis dan istrinya bertengkar mengenai perawatan dua anak kembar mereka yang lahir prematur sekitar setahun lalu. Namun tidak jelas apa persisnya yang dipersoalkan pasangan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang istri tidak mengetahui kejadian itu. Dia baru tahu setelah mendengar informasi tentang orang bunuh diri di apartemen tersebut.
"Istrinya turun dan menanyakan apakah benar ada orang yang loncat," kata seorang penjaga pintu di kompleks perumahan staf NYU tersebut.
Banyak yang tidak mengira Roweis akan melakukan perbuatan bunuh diri. Selama ini dia tampak seperti pria yang sangat bahagia.
(ita/iy)











































