"Artalita Suryani kenapa masih ditahan di Rutan Pondok Bambu? Padahal sudah inkrah jadi tahanan. Rutan itu hanya untuk tahanan yang sedang diproses," kata koordinator ICW Emerson Yuntho dalam dialog di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2010).Emerson menilai, masih ditempatkannya Ayin di Pondok Bambu sebagai keanehan. "Mengapa tidak dipindahkan ke LP Sukamiskin saja," imbuh dia.Karena itu dia menilai, ada kompensasi dibalik 'pesan kamar' ini. "Ada biaya-biaya untuk tidak dipindahkan," ungkap Emerson.
Untuk mengatasi masalah seperti ini, menurut Emerson, tidak cukup hanya dengan mencopot Karutan Pondok Bambu. Harus ada tindakan hukum yang lebih tegas.
"Siapa pun yang lalai dalam pengawasan harus diberi sanksi keras. Pemecatan bukan sanksi tepat. Ini hanya soft terapi kecil tidak akan membuat jera pelaku yang lain," papar Emerson.
Cara efektif untuk menutup rantai panjang perlakuan serupa adalah dengan membawa masalah ini ke ranah hukum. Siapa yang salah harus ditindak pidana.
"Harus ada proses hukum untuk menimbulkan efek jera bagi yang lain. Selain itu perlu didorong reformasi, tidak hanya pembangunan fisik tapi juga pembinaan untuk menyelesaikan problem korupsi di lapas," jelasnya.
(van/nik)











































