"Dia melihat orang beli bantal kecil untuk bayi, akhirnya mulai berencana menculik bayi dan datang ke puskesmas tempatnya bekerja," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafly di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (14/1/2010).
Berdasar pengakuan tersangka, Boy menuturkan Suryani Indah Sari memang sempat hamil tapi gugur pada Juni 2009. Kecewa kejadian itu dan terdorong keinginan yang sangat untuk menimang bayi, Suryani tidak memberitahu suami dan keluarganya bahkan diam-diam berencana mengadopsi bayi.
"Seminggu kejadian dia sempat dijanjikan seseorang untuk diberikan bayi buat diadopsi, tapi sampai Jumat (saat penculikan bayi di Puskesmas Kembangan, Jakbar), tidak ada kepastian sampai terpikir menculik bayi," tuturnya.
(lh/gah)











































