Soksi Dukung Wiranto

Konvensi Golkar

Soksi Dukung Wiranto

- detikNews
Jumat, 16 Apr 2004 15:58 WIB
Jakarta - Aksi saling dukung merebak di tubuh Golkar menyusul coblosan konvensi capres Golkar pada 20 April nanti. Wakil Ketum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Thomas Suyatno menyatakan, organisasinya mendukung Wiranto sebagai capres dari Golkar. Soksi adalah ormas di bawah Golkar yang mempunyai hak mencoblos dalam konvensi.Thomas menyatakan, Soksi mendukung Wiranto karena berbagai hal. Wiranto dinilai memiliki kepemimpinan yang kuat, teruji kompetensinya dalam memecahkan berbagai masalah guna memujudkan solusi krisis bangsa di segala bidang. Juga, memiliki wibawa, citra, dan popularitas ketokohan yang kompetitif terhadap para capres dari parpol-parpol lain."Pak Wiranto juga memiliki kemauan politik kuat dan kapasitas terpercaya untuk melakukan perubahan yang signifikan dalam pembaharuan kehidupan dalam jangka 5 tahun ke depan, khususnya untuk pemulihan keamanan, ekonomi rakyat, system building dan pemberantasan KKN," kata Thomas dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Senen, Jakpus, Jumat (16/4/2004).Berdasarkan suara-suara dari bawah, yang sudah dilakukan pengecekan oleh Soksi, mayoritas menginginkan Wiranto sebagai capres dari Golkar. "Kami berpendapat rasanya yang paling banyak diterima voter adalah Jenderal Purn Wiranto," tandas Thomas.Menurutnya, dari 6 kandidat capres Golkar, ada dua yang berpeluang, yaitu Akbar Tandjung dan Wiranto. Namun Soksi menilai, Wiranto tidak hanya tepat untuk Golkar saja, tapi juga buat bangsa ini.Thomas mengakui memilih Wiranto memiliki risiko. "Namun dalam dunia poitik, apa pun keputusannya tetap memiliki risiko. Tapi Wiranto risikonya paling kecil jika ada resistensi dari masyarakat," kata Thomas.Soksi juga mengharapkan, dalam pemilu konvensi Golkar 20 April mendatang dapat berjalan demokratis, transparan, jurdil, dan bertanggung jawab, menghindari segala bentuk intrik dan rekayasa, yang pada akhirnya akan melemahkan posisi Golkar. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads