Pengacara Babe, Rangga Beri Rikuser, menuturkan, kebiasaan Babe untuk menyodomi bocah ini berpangkal dari trauma masa lalu. Saat merantau ke Jakarta, Babe yang juga menjadi anak jalanan pada 1970-an pernah menjadi korban sodomi.
"Waktu itu dia umur 12 tahun, seorang pria tidak dikenal menyodominya di Lapangan Banteng," kata Rangga di Jakarta, Kamis (14/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melakukan praktek seks menyimpang dengan anak kecil pun menjadi kebiasaan. Tidak heran bila dia memiliki sejumlah anak asuh. Nah, salah satu penyebab pembunuhan terhadap Ardiansyah (9) berujung pangkal dari perilaku seks menyimpang ini.
"Dia ingin ngajak main (sodomi) tapi ditolak, terus dibunuh," kata pengacara Babe lainnya, Haposan Hutagalung.
Pada Ardiansyah, Babe mengaku dia menyodomi korbannya setelah bocah itu meninggal. Dari pengakuan ini memang sempat muncul dugaan-dugaan seram soal perilaku Babe ini.
"Mungkin juga dia merasa nikmat kalau menyodomi korbannya setelah meninggal," terang penyidik yang enggan disebutkan namanya.
Selain Ardiansyah, Babe mengaku ada korban-korbannya yang lain yakni Adi dan Arif yang dibunuh dan dimutilasi. Tapi apakah hanya 3 bocah ini saja, masih belum pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan, mengingat banyak anak jalanan yang tidak teridentifikasi.
(ndr/iy)










































