Andi Malarangeng Prediksikan 20 Juta Lebih Suara Tidak Sah
Jumat, 16 Apr 2004 15:32 WIB
Jakarta - Sekjen Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) Andi Malarangeng memprediksikan sebanyak 20 juta lebih suara tidak sah dalam Pemilu legislatif lalu. Ia mendesak KPU segera mengumumkan jumlah suara yang tidak sah."Laporan yang kami terima di mana-mana banyak suara yang tidak sah. Jumlahnya mencapai 20 juta lebih. Kalau pemilih itu 145 juta. Jadi suara sahnya sekitar 120-an juta. Dan ini angka yang cukup besar," kata Andi.Hal itu disampaikan Andi Malarangeng, di sela-sela acara law summit III, di kantor MA, Jl. Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (16/4/2004).Suara tidak sah, jelas Andi, terjadi akibat pemilih hanya mencoblos nama caleg tanpa mencoblos parpol. Selain itu juga gara-gara toblosan tembus akibat surat suara terdiri dari 2 lapis. Andi memprediksikan jumlah suara yang tidak sah akan bertambah karena banyak juga pemilih yang tak hadir dalam Pemilu legislatif 5 April lalu. "Belum lagi banyak yang tidak mendapat kartu. Jadi bisa mencapai 30 juta suara yang tidak sah," kata Andi.Kalau KPU tak transparan, Andi mencurigai bisa terjadi suara yang tak sah tersebut dimasukkan ke suara parpol tertentu."Jadi sistem IT juga harus mencantumkan tabel suara yang tidak sah, rusak, dan pemilih yang tidak hadir. Jadi orang tahu berapa suara yang akan dihitung," katanya.Andi juga mengaku khawatir perhitungan suara manual akan tidak sesuai batas waktu, 25 April 2004.
(iy/)











































