"Saya tidak ingin jika ada bencana di Indonesia yang cepat datang adalah kontingen negara lain," kata SBY dalam sambutannya saat simulasi penanggulangan bencana yang berlangsung di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2010).
Sebab, kata SBY, pada jam-jam awal terjadinya bencana adalah saat yang paling penting untuk menyelamatkan para korban yang diharapkan masih hidup.
SBY juga berharap yang lebih dulu datang ke lokasi bencana adalah tim SAR dari daerah, kemudian disusul tim penanggulangan bencana dari pusat.
"Meskipun pada kenyataannya mereka datang bersamaan," ujar dia.
"Kenapa dibutuhkan kecepatan dalam penanganan bencana? Karena pada jam-jam pertama kondisi panik disertai dengan lumpuhnya berbagai fasilitas maka harus ada mekanisme dan sistem kesiagaan di jam-jam pertama dan kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu," lanjut dia.
Ke depan, lanjut SBY, anggaran untuk melengkapi peralatan tanggap bencana akan ditambah termasuk perlengkapan khusus seperti sarana transportasi dan sebagainya. Namun demikian, anggaran itu disesuaikan dengan anggaran negara.
SBY meminta agar tim relawan siap ditugaskan ke seluruh penjuru Tanah Air mengingat Indonesia rawan bencana.
(aan/nrl)











































