"Kemarin kita ingin ketemu, tapi karena Bapak Wapres lagi sibuk di Pansus, jadi ditunda. Nah kemarin sore saya hubungi lagi sekretarisnya Pak Wapres dan direncanakan kita ketemu hari ini bersama Ibu Menteri PP di ruang kerja Bapak Wapres di kantornya," kata Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Yohanes Galih Herlambang.
Hal itu dikatakan Yohanes lewat telepon kepada detikcom sebagai pihak yang melakukan pendampingan terhadap pasangan suami istri tersebut, Kamis (14/1/2010).
Menurut Yohanes, dari pertemuan itu nanti, pihaknya berharap pemerintah dapat menyelidiki hilangnya bayi mungil pada 22 Oktober 2008. Hal itu supaya kasus serupa tidak terjadi lagi.
"Pastinya nanti mendengarkan keluh kesah Ibu Dwi Setyowati kepada pemerintah," lanjutnya.
Di samping itu, Yohanes menandaskan, kliennya berharap Wapres dan Menteri PP melakukan tindakan tegas kepada RSUD Semarang. Misalnya memerintahkan menteri kesehatan agar menjelaskan kepada RS acuan layanan yang sesuai SOP dan perlindungan kepada kaum miskin.
"Dan satu lagi saya juga mau agar penegak bisa mengusut tuntaslah kasus ini," pintanya. (lia/irw)











































