Demikian dikatakan Kepala Departemen Bantuan Lapangan PBB, Susana Malcorra, seperti dikutip dari reuters, Kamis (14/1/2010).
Menurut Susana, korban merupakan staf misi PBB di Haiti (Minustah). Hingga kini, menurutnya, ada sekitar 150 orang yang masih dicari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak dapat mengkonfirmasi laporan itu," ucapnya.
Namun, dia menambahkan, Kantor Minustah ambruk akibat gempa dahsyat itu.
Belum ada data resmi mengenai besarnya korban jiwa akibat gempa Haiti. Dikhawatirkan, ribuan orang tewas tertimbung reruntuhan bangunan. Gempa menghancurkan berbagai gedung di Port-au-Prince termasuk Istana Kepresidenan Haiti.
(irw/Ari)











































