3 Sandera Jepang Bebas, 2 Orang Lagi Belum Jelas Nasibnya

3 Sandera Jepang Bebas, 2 Orang Lagi Belum Jelas Nasibnya

- detikNews
Jumat, 16 Apr 2004 13:14 WIB
Jakarta - Setelah seminggu disandera di Irak, tiga warga sipil Jepang akhirnya dibebaskan dalam keadaan selamat. Mereka akan berada kembali di Jepang pada Sabtu (17/4/2004) besok, setelah bertemu Wakil Menteri Senior Luar Negeri Jepang Ichiro Aisawa di Dubai, Uni Emirat Arab, hari Jumat ini.Demikian ungkap pejabat-pejabat Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (16/4/2004).Ketiga tawanan itu -- dua sukarelawan kemanusiaan dan seorang wartawan foto -- dilepaskan penculiknya pada Kamis (15/4/2004) larut malam, beberapa jam setelah pembunuhan seorang sandera Italia. Ketiga WN Jepang itu diculik pekan lalu oleh sebuah kelompok bersenjata di Irak. Penculik mengancam akan membakar mereka hidup-hidup jika pemerintah Jepang tidak menarik pasukannya dari Irak.Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi hari ini berterima kasih pada dunia internasional dalam upaya menyelamatkan ketiga sandera. "Bagus sekali bahwa ketiga sandera telah dibebaskan," tukas Koizumi seperti dikutip Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yasuo Fukuda."Negosiasi kali ini sangat sulit namun saya sangat menghargai karena kita bisa mengatasinya berkat kerjasama dengan orang-orang dan negara-negara terkait," tutur Koizumi. Namun Fukuda menolak menyebutkan dengan siapa Jepang telah bernegosiasi.Sementara nasib dua WN Jepang lainnya yang diberitakan telah diculik di Irak, hingga kini belum jelas. Pemerintah negeri Sakura masih harus mengkonfirmasi berita penculikan Junpei Yasuda, wartawan lepas dan Nobutaka Watanabe, aktivis perdamaian itu.Menurut Menteri Luar Negeri Yoriko Kawaguchi, pemerintah tidak punya informasi mengenai dua orang tersebut yang dikabarkan diculik di Abu Gharib, sebelah barat ibukota Baghdad, Rabu (14/4/2004) lalu. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads