Ancaman Teror, AS Tarik Diplomat dari Arab Saudi
Jumat, 16 Apr 2004 12:31 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat memerintahkan seluruh diplomat nonesensial untuk meninggalkan Arab Saudi. Warga sipil AS juga diimbau keras untuk pergi dari negara tersebut.Alasannya, ada sinyal baru bahwa serangan-serangan teror tengah direncanakan terhadap kepentingan AS dan Barat. Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (16/4/2004).Dengan keputusan ini berarti pula keluarga seluruh diplomat nonesensial di Kedubes AS di Riyadh dan konsulat di Jeddah dan Dhahran akan meninggalkan kerajaan tersebut."Pemerintah AS menerima informasi baru dan kredibel yang mengindikasikan bahwa para ekstrimis sedang merencanakan serangan baru terhadap kepentingan AS dan Barat," demikian Departemen Luar Negeri (Deplu) AS dalam peringatan perjalanan yang dikeluarkannya."Deplu mengingatkan warga negara AS untuk menunda perjalanan ke Arab Saudi. Warga negara sipil AS yang saat ini berada di Arab Saudi diimbau keras untuk pergi," imbuh Deplu AS.Menteri Luar Negeri AS Colin Powell mengatakan bahwa ancaman teror di Arab Saudi kini meningkat. "Kami prihatin. Level ancaman telah meningkat," ujarnya kepada wartawan di Washington.Washington telah berulang kali menarik diplomat-diplomatnya dari Saudi dan kemudian mengizinkan mereka kembali ke negara kaya minyak itu, berkaitan dengan ancaman serangan teror.
(ita/)











































