Bentrok antara belasan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Pamdal ini terjadi karena Pamdal menghalangi para mahasiswa untuk masuk ke ruangan komplek sidang Pansus. Sementara mahasiswa memaksa masuk karena merasa berhak sebagai rakyat. Pamdal pun tidak mau kalah dengan menahan mahasiswa agar tidak masuk sehingga terjadi sikut-sikutan dan saling dorong.
Teriakan histeris dan tangisan para mahasiswa putri pun memecah suasana sehingga kondisinya seperti terjadi kekacauan. Sementara para mahasiswa terus berteriak meminta akses masuk. Pamdal pun membalasnya dengan teriakan penolakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Usut Century sampai tuntas," teriak mahasiswa laiannya. "Sakit, jangan dorong-dorong!" kata mahasiswa putri yang menangis.
Pamdal pun lebih lantang membalas teriakan wartawan, "Kan sudah dibilang, jangan masuk, ya jangan maksa dong," kata pamdal yang berjaga. "Kalau nggak mau sakit, ya keluar," timpal Pamdal lainnya yang berjumlah puluhan ini.
Akibat kericuhan ini banyak staf dan wartawan yang sebelumnya menunggu proses sidang berakhir menjadi berhamburan keluar untuk melihat peristiwa yang terjadi. Demikian juga dengan para staf dan tim kemananan dari depkau.
Sampai saat ini para mahasiswa masih tertahan di luar dan belum bisa masuk. Sementara pengamanan dari Pamdal terlihat masih sangat ketat. (yid/iy)










































