Pasca bentrokan yang dipicu pembagian nasi bungkus itu, Rabu (13/1/2010), massa terpecah jadi dua kelompok. Satu kelompok memilih tetap bertahan di depan Gedung DPR, Senayan, dan lainnya mundur hingga ke bawah jembatan penyeberangan yang berjarak 50 meter dari sana.
Kelompok yang bertahan di depan gerbang Gedung DPR ini yang kemudian melakukan aksi anarkis. Beberapa dari mereka melampiaskan kejengkelannya dengan memecahkan kaca depan truk berwarna merah yang mengangkut peralatan soundsystem mereka.
Untungnya aksi anarkis itu tidak berlanjut. Polisi yang berjaga di lokasi cepat mengamankan pelaku tindak anarkisme tersebut.
Sedangkan kelompok massa yang berada di bawah jembatan penyeberangan terlihat tidak terpengaruh. Di sana mereka tetap melanjutkan orasinya.
Sesaat sebelumnya dua kelompok yang sama-sama tergabung dalam FMPB itu terlibat bentrok. Selama lima menit mereka saling lempar kayu dan batu setelah sebelumnya berebut nasi bungkus jatah makan siangnya.
(lh/iy)











































