Deplu Cek Tragedi Melati di Jepang

Perdagangan Organ Tubuh

Deplu Cek Tragedi Melati di Jepang

- detikNews
Rabu, 13 Jan 2010 12:02 WIB
Deplu Cek Tragedi Melati di Jepang
Jakarta - Penemuan Melati (bukan nama sebenarnya), bocah yang diduga menjadi korban perdagangan organ tubuh, di Jepang, akan ditelusuri Departemen Luar Negeri (Deplu). Pengecekan akan dilakukan ke KBRI di Tokyo, Jepang.

"Kita akan cek," kata Direktur Perlindungan WNI Deplu, Teguh Wardoyo, melalui telepon, Rabu (13/1/2010).

Hingga saat ini, Direktorat Perlindungan WNI belum mendapat laporan perihal Melati itu. "Mungkin perwakilan RI terdekat di sana sudah mendapat laporan. Nanti kita verifikasi," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teguh mengaku dia belum pernah atau mendapatkan informasi terkait ada perdagangan organ tubuh yang melibatkan WNI. "Kita belum menemukan," terangnya.

Menurut Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, Melati ditemukan terlantar di jalanan di Jepang 4 tahun lalu dan kini dirawat keluarga WNI di negeri tersebut. Saat dibawa ke rumah, di tubuh Melati diketahui ada bagian sayatan di pinggang belakang dan lidahnya terpotong.

Melati yang usianya 12 tahun itu sudah hilang sejak umur 8 tahun. Komnas PA meyakini kalau Melati korban perdagangan organ tubuh. Pelaku memotong lidah Melati untuk mengaburkan identitas. Diduga satu ginjalnya diambil penculiknya.
(ndr/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads