Mensesneg Setuju Evaluasi Tapi Bukan Reshuffle

100 Hari Pemerintah SBY

Mensesneg Setuju Evaluasi Tapi Bukan Reshuffle

- detikNews
Rabu, 13 Jan 2010 11:45 WIB
Mensesneg Setuju Evaluasi Tapi Bukan Reshuffle
Jakarta - Menjelang berakhirnya program 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yuhoyono (SBY), isu reshuffle kabinet semakin santer dibicarakan. Mensesneg Sudi Silalahi setuju Presiden SBY melakukan evaluasi atas kinerja kabinetnya. Namun soal reshuffle, ia keberatan.Β 

"Evaluasi berlangsung terus-menerus. Evaluasi itu melihat program 100 hari," kata Sudi Silalahi di sela-sela acara penanaman pohon trembesi di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2009).

Mekanisme evaluasi akan didasarkan pada kinerja pemerintah selama masa 100 hari ini. Baik pencapaian maupun kekurangan. "Itu seperti apa pencapaiannya, dari program 100 hari ini sejauh mana, apa yang dicapai. Apakah yang belum dicapai itu yang akan dievaluasi," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski setuju dilakukan evaluasi, Sudi tidak setuju bila dilakukan reshuffle. Menurutnya, waktu 100 hari tidak cukup untuk menilai kinerja sang menteri.Β 

"Ya kalau untuk kerja kita untuk 100 hari ini mensejahterakan rakyat. Di negara manapun masa 100 hari tidak bisa langsung mensejahterakan rakyat," tuturnya.

Sementara saat ditanya mengenai evaluasi terhadap Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Sudi enggan menjawabnya. "Ini kan bicara pohon," kelitnya.

(nvc/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads