Karel Zelenka, perwakilan kelompok kemanusiaan Katolik, Catholic Relief Services, di Port-au-Prince, ibukota Haiti, sempat menelepon seorang rekannya di AS dan mengatakan "pasti ada ribuan orang yang tewas."Β
Percakapan telepon itu mendadak terputus di tengah pembicaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa berkekuatan 7 Skala Richter itu telah menghancurkan berbagai gedung di Port-au-Prince termasuk Istana Kepresidenan Haiti. Bahkan sebuah gedung rumah sakit juga ambruk dan kabarnya, seluruh pasiennya terkubur di bawah puing-puing gedung.
Para saksi mata menuturkan, sebagian besar wilayah Port-au-Prince saat ini gelap-gulita akibat terputusnya aliran listrik pascagempa. Warga yang selamat saat ini terus berusaha mengeluarkan orang-orang yang tertimpa reruntuhan.
Markas besar misi perdamaian PBB di Haiti juga rusak parah akibat gempa ini. Bahkan banyak personel PBB yang hingga kini belum ditemukan. (ita/iy)











































