Osama Bin Laden Tawarkan Gencatan Senjata kepada Eropa
Jumat, 16 Apr 2004 01:03 WIB
Jakarta - Dua stasiun TV Arab menayangkan rekaman suara yang diklaim merupakan pesan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Dalam tayangan tersebut, Osama menawarkan gencatan senjata kepada negara-negara di kawasan Eropa.Tetapi dalam rekaman kaset yang disiarkan TV satelit Al Arabiya dan Al Jazeera, seperti dikutip juga oleh BBC dan Reuters, Kamis (15/4/2004), suara yang diklaim Osama bin Laden itu mengatakan gencatan senjata tak berlaku bagi AS. Tawaran kepada Eropa ini berlaku apabila berhenti menyerang kaum muslim. Sayangnya, keaslian suara itu milik Osama bin Laden dalam rekaman tersebut masih diragukan apakah benar-benar miliknya. Suara di tape itu mengatakan, gencatan senjata terbuka selama tiga bulan dan bisa diperpanjang. "Berhentilah menumpahkan darah kami, supaya kami berhenti menumpahkan darah kalian," begitu seruan Osama dalam rekaman tersebut. "Gencatan senjata itu akan dimulai pada saat 'tentara terakhir' meninggalkan 'negara-negara' kami," kata rekaman itu lagi.Rekaman tersebut juga menyinggung ledakam bom 11 Maret di Madrid, dan peristiwa 11 September 2001. Rangkaian serangan itu merupakan balasan atas tindakan Amerika dan Spanyol di Irak, Afghanistan, dan di wilayah Palestina."Yang terjadi pada 11 September dan 11 Maret merupakan pengembalian barang anda kepada anda, supaya kalian tahun bahwa keamanan diperlukan semua orang," kata suara itu.Rekaman kaset yang baru ini juga berjanji akan membalas Israel atas pembunuhan pemimpin spiritual Hamas Sheikh Yassin. Walau diragukan keaslian suara milik Osama, tapi CIA mempercayainya.
(zal/)











































