Menhan: Indonesia Tak Lagi Hadapi Ancaman Militer, Tapi Nonmiliter

Menhan: Indonesia Tak Lagi Hadapi Ancaman Militer, Tapi Nonmiliter

- detikNews
Selasa, 12 Jan 2010 21:55 WIB
Menhan: Indonesia Tak Lagi Hadapi Ancaman Militer, Tapi Nonmiliter
Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Indonesia akan menemui banyak tantangan dari nonmiliter. Menurutnya, Indonesia tidak akan mengalami ancaman serius secara militer, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan.

"Melihat itu, sebetulnya adalah porsi nonmiliter yang sepenuhnya di luar lingkup militer. Tapi kami tetap akan membantu dan dukung," ujar Purnomo kepada wartawan di Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (12/1/2010).

Menurut Purnomo, ancaman itu bisa berbentuk ideologi, politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Namun, Purnomo tidak menyangkal jika ada ancaman militer dari eksternal dari negara lain.

"Karena itulah, TNI terus membangun kekuatan untuk menangkal. Tentu kalau kita lihat ancaman dan kita bagi kekuatannya, kita akan bangun kekuatan untuk suatu operasi militer dan nonmiliter," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menhan juga menyampaikan, Kementerian Pertahanan mengeluarkan sejumlah arah kebijakan pertahanan menuju sistem pertahanan negara yang prokesejahteraan.

"Pertama, mengoptimalkan perhatian kepada perumusan dan implementasi berbagai regulasi dan kebijakan pertahanan negara," ujar Purnomo.

Kedua, Purnomo mengatakan, Dephan akan mengintensifkan peran industri pertahanan sebagai bagian kekuatan ekonomi nasional untuk mendukung kebutuhan TNI dan instansi pemerintah lainnya serta mampu memasok pasar luar negeri.

"Arah kebijakan lainnya memantapkan soliditas dan kerjasama antara Kementerian Pertahanan dengan TNI dan mengembangkan jaringan kerjasama lintas Kementerian, nonkementerian dan simpul eksternal untuk tercapainya misi pertahanan negara dan mengembangkan pola pengelolaan wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar," imbuhnya.

(mpr/nvc)


Berita Terkait