"Memang kalau duduk di kursi pada lupa. Jadi hati-hati Pak Kalau duduk di situ nanti bisa ketularan lupa Pak," kata anggota pansus Century dari FPDIP Ganjar Pranowo dalam rapat pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2010).
Pernyataan Ganjar bukan tanpa dasar. Boediono terlihat canggung saat ditanyakan seputar rapat KSSK pada tanggal 13 November 2008. Boediono 'keukeuh' rapat tersebut adalah rapat konsultasi, sementara Ganjar membawa notulen rapat bertulis 'rapat KSSK'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat perdebatan ini, anggota pansus dari FPKS Fahri Hamzah mengambil sikap. Fahri menilai Boediono kurang terbuka.
"Maaf interupsi pimpinan, ini banyak yang tidak clear disini," keluh Fahri.
"Pak Boediono, jangan terlalu banyak dibantah, jadi ga ada majunya penyelidikan kita begini," ujar Fahri lagi.
Sampai sekarang pemeriksaan Boediono masih berlangsung. Pemeriksaan masih seputar rapat KSSK dan kebijakan bail out Century.
(van/ape)











































