"Saya tarik-tarikan sama Paspampres. Seolah-olah saya yang menarik. Padahal tidak. Bahkan Paspampres memperlakukan saya seperti binatang. Saya diinjak dan diseret," kata Laode di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (12/1/2010).
Laode membantah telah merobek poster bergambar Boediono. Menurut dia, poster tersebut tercerai berai karena dia ditarik Paspampres. Namun demikian Laode mengaku siap jika diadukan oleh Boediono terkait pencemaran nama baik. "Silakan, kami siap dipenjara," tegasnya.
Setelah diperiksa selama kurang lebih satu jam, Laode akhirnya dibebaskan. Disambut beberapa rekannya, Laode mengaku tak kapok dengan apa yang dia lakukan hari ini.
Keluar dari Reskrimum Polda Metro Jaya, pria berkepala plontos ini sempat meneriakkan 'hidup rakyat', sebelum akhirnya berlalu meninggalkan Polda.
(anw/asy)











































