Golkar Siap Jadi Korban Reshuffle

Golkar Siap Jadi Korban Reshuffle

- detikNews
Selasa, 12 Jan 2010 17:52 WIB
Golkar Siap Jadi Korban Reshuffle
Jakarta - Wacana reshuffle kabinet menjelang berakhirnya program 100 hari pemerintahan SBY sudah diantisipasi Partai Golkar. Wakil Ketua DPR dari Golkar Priyo Budi Santoso menyatakan kesiapan partainya jika dalam evaluasi SBY salah satunya menggeser kader Golkar di kabinet.

"Pak SBY memiliki hak prerogatif untuk mengadakan evaluasi sewaktu-waktu terhadap menteri kabinetnya. Golkar sendiri siap apabila menjadi korban reshuffle," kata Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2010).

Menurut mantan ketua DPP Golkar ini, partainya sudah mewakafkan kadernya yang menjadi menteri SBY. Karena itu, penilaian keberhasilan dan kegagalan sepenuhnya diserahkan kepada SBY sebagai komandan dan bos para menteri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami telah mewakafkan semuanya, jadi kalau dipandang kurang, kader Partai Golkar yang jadi menteri diganti juga tidak masalah. Sepenuhnya jadi kewenangan presiden," paparnya.

Namun Priyo mengingatkan setiap keputusan yang diambil pasti akan berisiko baik dalam jangka pendek atau panjang. Sebagai partai pendukung yang tetap kritis, Golkar mempersilakan sepenuhnya urusan evaluasi dan reshuffle kepada SBY.

"Setiap keputusan itu memiliki implikasi jangka pendek dan jangka panjang. Golkar sendiri ditambah monggo, dikurangi juga monggo, asal ada alasan yang jelas," pungkasnya.

Saat ditanya bagaimana dengan kasus yang ada di bawah Kementerian Hukum dan HAM, Priyo menjawab diplomatis. "Memang Pak Patrialis pegang pos Menkum HAM baru kemarin. Saya beri kesempatan Menkum HAM memperbaiki. Sebagai alumni DPR sudah tentu tahu seluk beluknya. Saya yakin Patrialis akan mampu memperbaiki," tutup Priyo.

(yid/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads