"Mohon maaf majelis hakim yang mulia, ada kucing yang bersama kita di ruang sidang," kata Juniver sambil menunjukkan seekor kucing yang melintas di belakang kursi Antasari.
Sambil tetap memegang mikrofonnya-nya, Juniver senyum-senyum melihat gerak-gerik kucing itu. Antasari yang mendengar pemberitahuan Juniver juga menoleh sesaat ke belakang.
Pengunjung sidang tidak kalah hebohnya mesti tidak melihat secara jelas kucing tersebut karena terhalang kursi-kursi untuk para saksi.
Entah dari mana asal kucing itu sampai bisa masuk ke ruang persidangan di PN Jaksel, Jl Ampera, Selasa (12/1/2010). Ketua majelis hakim Herry Swantoro juga membiarkan kucing tersebut dan tidak menyuruh petugas untuk mengusirnya. Tidak beberapa lama kemudian, kucing bertubuh kurus itu akhirnya melenggang dengan santai ke luar ruang sidang.
Setelah kucing itu melewati pintu keluar, baru Juniver melanjutkan pertanyaannya. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (12/1/2010).
"Baik, saya lanjutkan kembali yang mulia," kata Juniver. (/mok)











































