Pengunjung Rutan Pondok Bambu Berbaju Parlente Tidak Perlu Antre

Pengunjung Rutan Pondok Bambu Berbaju Parlente Tidak Perlu Antre

- detikNews
Selasa, 12 Jan 2010 16:21 WIB
Jakarta - Perlakuan diskriminatif di Rumah Tahanan (rutan) Pondok Bambu tidak hanya dinikmati oleh Artalyta Suryani alias Ayin cs. Beberapa pengunjung yang ingin membesuk pun juga mendapatkan fasilitas berbeda.

Dari pantuan detikcom di Rutan Pondok Bambu, Selasa (12/1/2010) beberapa orang dengan penampilan perlente bisa masuk tanpa melalui proses antrean seperti pembesuk kebanyakan.

Padahal prosedur standar bagi pengunjung yang ingin membesuk harus menyerahkan kartu indentitas di sebelah kiri pintu masuk Rutan yang kemudian ditukar dengan nomor antrean dan menunggu nomor antreannya dipanggil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pengunjung berbaju parlente tersebut tampak akrab dengan petugas penjaga pintu lapas. Hanya dengan senyuman, mereka bisa masuk tanpa menunggu panggilan.

Saat ditanya kepada petugas sipir yang memberi nomor antrean, jawaban ketus justru di dapat wartawan. "Situ jangan ganggu orang kerja," ujar seorang sipir di Rutan Pondok Bambu, Jl Pahlawan Revolusi No 38, Jakarta Timur.

Tapi menurut keterangan beberapa pengunjung, praktek demikian sering terjadi. Para pengunjung tertentu masuk tanpa perlu antre.

"Dari dulu juga begitu mas, kalau yang datang banyak duit nggak usah antre. Kita yang antre lama, di dalam juga cuma sebentar," ujar seorang Ibu WS yang ingin menjenguk anaknya di rutan Pondok Bambu.

(her/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini