Aliansi Untuk Pemilu Bersih Curhat ke Panwaslu

Aliansi Untuk Pemilu Bersih Curhat ke Panwaslu

- detikNews
Kamis, 15 Apr 2004 15:42 WIB
Jakarta - Aliansi Untuk Pemilu Bersih melakukan pertemuan dengan Panwaslu. Kelompok yang merupakan gabungan belasan parpol ini membeberkan berbagai pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama Pemilu 2004.Dalam pertemuan di kantor Panwaslu, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (15/4/2004), aliansi ini mengatakan, pemilu 2004 diwarnai berbagai pelanggaran dan kecurangan. Mulai dari politik uang, penghitungan suara yang tidak benar, serta nomor urut caleg yang berubah.Ade Nasution, wakil dari Partai Bintang Reformasi mengatakan, seorang caleg PDIP melakukan politik uang saat berkampanye di Tangerang. Untuk meyakinkan Panwaslu, Ade membawa bukti berupa rekaman video saat caleg itu beraksi."Caleg PDIP itu membagi-bagikan sembako, padahal di tempat itu ada polisi dan Panwaslu," ungkap Ade.Dalam kesempatan itu Aliansi untuk Pemilu Bersih ini juga menanggapi sejumlah kecaman terhadap mereka, terutama yang datang dari pejabat pemerintah. Menurut aliansi ini, pernyataan-pernyataan tersebut adalah sebagai bentuk intimidasi."Adanya nada-nada intimidasi dari pejabat pemerintah hendaknya dihentikan, karena kita tidak menggerakan massa dan tidak setuju kekerasan. Kami hanya mau pemilu ini bersih. Jangan plesetkan seolah-olah gerakan ini ingin mengacaukan Pemilu," kata Ketua Umum Partai Merdeka, Adi Sasono.Ketua Panwaslu Komaruddin Hidayat mengatakan, pada dasarnya Panwaslu memiliki keinginan yang sama dengan Aliansi Untuk Pemilu Bersih. Namun kenyataan di lapangan, kata Komarudin, memang banyak orang yang melakukan kecurangan."Posisi kita sama , karena kita hanya menginginkan pemilu yang berih. Tapi kita tidak bisa menghindari kenyataan, bahwa di Indonesia kini banyak maling.Jadi yang bisa dilakukan adalah meminimalisir apa yang terjadi," katanya. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads