Tolak Koalisi Mega-Akbar, Puluhan Demonstran Ditangkap
Kamis, 15 Apr 2004 15:24 WIB
Jakarta - Puluhan orang berdemontrasi menolak koalisi Mega-Akbar. Namun Karena tidak memiliki izin dan dianggap menghina kepala negara, mereka akhirnya ditangkap polisi.Aksi puluhan orang itu digelar di depan Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (15/4/2004). Pasalnya, hotel ini juga dijadikan sebagai tempat Pusat Tabulasi Nasional Pemilu.Dalam aksinya, para demonstran yang tergabung dalam Aliansi Tuntutan Rakyat (Altar) mengusung isu tolak koalisi Akbar Tandjung-Megawati. Mereka menolak keduanya hadir sebagai pemimpin bangsa Indonesia ke depan.Selain meneriakan yel-yel anti-Mega-Akbar, para demonstran ini juga membawa lima poster Megawati. Namun dalam poster-poster itu, kedua mata Megawati nampak ditutup plester.Hal ini lah yang membuat aparat Kepolsian kemudian bertindak refresif. Puluhan aktivis Altar ini ditangkap dan digiring ke Mapolres Jakarta Pusat. Dan setelah diteliti, aksi Altar ini ternyata juga tidak berizin."Mereka kita tangkap karena tidak memiliki izin dan menghina kepala negara. Kita akan proses terus, apakah mereka bisa dipidanakan atau tidak," kata Kanit Intel Polda Metro Jaya Kombes Nazarudin.
(djo/)











































