"Presiden harus bisa mengamputasi beberapa menterinya jika ingin lima tahun ke depan berjalan lancar," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2010).
Di mata Gerindra, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. SBY pun pasti tahu siapa saja menteri yang layak diamputasi.
"Saya sendiri tidak melihat ada menteri yang berhasil. Pasti presiden tahu di mana-di mana pos menteri yang terlalu banyak masalah," kata anggota Komisi III DPR ini menambahkan.
Dalam 100 hari kepemimpinan SBY, Muzani melihat justru banyak terjadi masalah serius seperti kasus cicak vs buaya serta kasus Bak Century. "Hal ini menjadi beban berat bagi pemerintah. Ini sebagai akibat pembangunan lima tahun lalu yang tidak tuntas," imbuhnya.
"100 Hari waktu yang cukup untuk mengukur kapasitas seseorang. Apakah tepat atau tidak duduk di situ," kata Muzani.
(anw/iy)











































