Komnas PA Indikasikan Keterlibatan Orang Dalam

Bayi Diculik Bidan Gadungan

Komnas PA Indikasikan Keterlibatan Orang Dalam

- detikNews
Selasa, 12 Jan 2010 11:15 WIB
Jakarta - Bayi laki-laki, putra Edy Sugianto dan Murtini, diculik oleh bidan gadungan di Puskesmas Pembina Kembangan, Jakarta Barat. Komnas Perlindungan Anak mengindikasikan ada keterlibataan orang dalam sebagai pemberi informasi.

"Saya semakin yakin ini terindikasi adanya keterlibatan orang dalam minimal memberikan informasi," kata Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, dalam jumpa pers di Komnas Perlindungan Anak, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2010).

Arist berpendapat, modus operandi penculikan bayi yang terjadi di Puskesmas Kembangan maupun Semarang memiliki kesamaan.

"Dengan adanya peristiwa ini semakin menyakinkan saya kalau ini sindikat penjualan bayi. Modusnya sama, penculik mengaku sebagai suster, masuk ke dalam ruangan, lalu ada yang menunggu. Sudah sangat profesional," ujar dia.

Menurut dia, penculik mengambil bayi yang baru lahir yang usianya belum sampai 6 bulan dimaksudkan untuk memudahkan mengubah identitas.

"Yang diambil paling lama hanya 1 hari. Ini untuk memudahkan kepentingan mengubah identitas karena memang ada yang mesan, yang akan mengadopsi secara ilegal," papar Arist.

Arist meminta pihak puskesmas bertanggungjawab dan membebaskan orang tua korban penculikan dari biaya persalinan. Kepolisian juga diminta segera menyebar sketsa wajah bayi.

"Saya imbau para ibu melahirkan harus hati-hati, jangan mudah percaya pada perawat dan dokter. Identitasnya harus benar-benar diperiksa," kata Arist.

Bayi laki-laki diculik oleh bidan gadungan di Puskesmas Pembina Kembangan pada Sabtu 9 Januari 2010 sekitar pukul 18.30 WIB. Kepolisian masih terus menyelidiki kasus itu.

(aan/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads