Aljazair Protes Pengetatan Pemeriksaan Bandara AS

Aljazair Protes Pengetatan Pemeriksaan Bandara AS

- detikNews
Selasa, 12 Jan 2010 10:51 WIB
Aljazair Protes Pengetatan Pemeriksaan Bandara AS
Algiers - Pemerintah Aljazair memprotes keputusan pemerintah AS yang menerapkan pemeriksaan keamanan ekstra di bandara-bandara bagi warga negaranya. Menurut Aljazair, keputusan itu tidak pada tempatnya dan diskriminatif.

Sesuai keputusan pemerintah AS itu, skrining keamanan ekstra diberlakukan bagi para pengunjung bertujuan AS yang berasal dari negara-negara seperti Aljazair, Kuba, Iran, Sudan, Nigeria, Suriah dan lainnya.

Keputusan itu diterapkan setelah insiden percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines oleh pria Nigeria, Umar Farouk Abdulmutallab pada 25 Desember lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menteri Luar Negeri Mourad Medelci memanggil duta besar AS di Algiers untuk menyampaikan protes kuat pemerintah Aljazair terhadap langkah yang disayangkan, tidak pada tempatnya dan diskriminatif ini," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Aljazair seperti diberitakan kantor berita resmi Aljazair, APS dan dilansir Reuters, Selasa (12/1/2010).

Pemerintah Aljazair telah 17 tahun memerangi gerakan militan dan bekerja sama dengan erat dengan pemerintah AS menyangkut kebijakan antiterorisme.

Pasukan keamanan Aljazair hingga kini terus memerangi pemberontak-pemberontak di pegunungan sebelah timur Algiers yang bergabung dengan jaringan teroris Al Qaeda pada tahun 2007.

Pemeriksaan keamanan yang lebih ketat diberlakukan AS untuk orang-orang yang bepergian dari atau melalui daftar negara-negara yang dituding AS sebagai negara pendukung terorisme, yakni Kuba, Iran dan Sudan dan Suriah.

Aturan serupa juga berlaku untuk warga Afghanistan, Aljazair, Irak, Lebanon, Libya, Nigeria, Pakistan, Arab Saudi, Somalia dan Yaman. Total ada 14 negara yang dimasukkan dalam daftar AS tersebut.

(ita/iy)


Berita Terkait