"Kalau hanya dipindah ke Nusakambangan, hanya memindah fasilitas mewah kesana seperti Tommy dan Bob Hasan. Ya sama saja," komentar mantan Jamintel, Mayjend I(Purn) Syamsu Djalal tentang temuan sel mewah Artalyta Suryani (Ayin) di LP Wanita, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Dia menegaskan perlu ada langkah tegas yang bisa memberikan efek jera kepada jajaran Depkum HAM RI yang lalai. Temuan hasil sidak Satgas Pemberantasan Mafia Peradilan, menurutnya sudah cukup menjadi alasan untuk melakukan pencopotan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayin kepergok Satgas Anti Mafia Hukum sedang melakukan perawatan wajah di dalam selnya yang digubah menjadi ruang pribadi. Tapi yang mengejutkan, sel tahanan berukuran 6x6 meter persegi itu sebenarnya adalah ruang administrasi LP Wanita, Pondok Bambu.
Satgas lalu menguliti isi selnya, dan ditemukan fasilitas wah berupa kamar luks, ruang karaoke, kamar mandi pribadi, ruangan menyerupai kantor pribadi. Tentu saja ini sangat kontras dengan yang dialami oleh para penghuni lainnya.
(Ari/lh)











































