"Jangan ada lagi diskriminasi perlakuan terhadap para tahanan dan terpidana. Tidak boleh ada perlakuan yang berbeda apalagi mencolok," tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (11/1/2010).
Kasus pemberian fasilitas mewah bagi napi 'tajir' barangkali bukan kasus yang baru. Maka dari itu FPD mendesak agar kebiasaan buruk tersebut tidak malah terus dilanjutkan. Sebab bukan saja bisa menjadi pangkal masalah kecemburuan sosial di dalam LP, tetapi bisa menjadi ladang bagi pungli dan korupsi bagi oknum petugas LP.
"Menhukham perlu serius tangani perkara ini. Harus direformasi sungguh-sungguh," pungkas Anas tentang sikap resmi FPD menanggapi temuan fasilitas mewah dalam LP Wanita Pondok Bambu dalam sidak Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.
(Rez/lh)











































