FPKB: Menteri yang Tidak Produktif Perlu Dievaluasi

FPKB: Menteri yang Tidak Produktif Perlu Dievaluasi

- detikNews
Senin, 11 Jan 2010 19:51 WIB
FPKB: Menteri yang Tidak Produktif Perlu Dievaluasi
Jakarta - Menjelang berakhirnya program 100 hari pemerintahan SBY, kinerja menteri kabinet Indonesia Bersatu jilid II mulai mendapat sorotan publik. Hampir semua menteri dipandang tidak berkompeten, karena itu perlu dievaluasi bahkan dilakukan reshuffle .

"Saya mendukung (evaluasi).Β  Yang tidak produktif dalam 100 hari ini bisa saja (direshuffle)," kata Ketua Fraksi PKB Marwan Djafar di sela-sela pemeriksaan pansus Century di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Menurut salah satu ketua DPP PKB ini, kinerja menteri yang tidak produktif harus mendapat prioritas utama dalam evaluasi program 100 hari pemerintahan.

Marwan menilai dalam program 100 hari, masih ada kebijakan sebagian departemen dan kementerian negara yang belum dirasakan langsung oleh masyarakat. "Yang jelas, departemen yang pemetaan masalah belum ada, apalagi penyelesaiannya. Itu harus dievaluasi," pungkasnya. (amd/ndr)


Berita Terkait