Darwin Dinilai Merusak Citra Bangsa

Tak Temui Menteri Jepang

Darwin Dinilai Merusak Citra Bangsa

- detikNews
Senin, 11 Jan 2010 18:48 WIB
Darwin Dinilai Merusak Citra Bangsa
Jakarta - Sikap Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh yang tidak menemui Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Masayuki Naoshima tanpa ada konfirmasi dinilai sebagai sikap memalukan dan merusak citra bangsa Indonesia. Seharusnya, jika tidak berkenan menemui, sejak awal tidak diagendakan pertemuan.

"Kita sangat menyayangkan kalau informasi (menteri tidak menemui) itu benar. Apalagi Menteri Perekonomian Jepang sudah menunggu 30 menit. Seperti ini yang membuat kita malu dan merusak citra bangsa," kata anggota Komisi VII DPR Agus Sulis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Presiden SBY harus menanyakan alasan Darwin yang tidak menemui rombongan menteri perekonomian Jepang tanpa ada informasi. Terlebih sebelumnya Masayuki sudah diterima Presiden SBY dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

"Saya kira Pak SBY harus menanyakan apa alasan Menteri ESDM tidak menemui. Apakah karena ada tugas di luar kota atau diluar negeri," paparnya.

Politisi asal Yogya ini juga menyayangkan sikap Darwin yang tidak mau meluangkan waktu sedikitpun untuk menemui Masayuki. Padahal dengan pertemuan itu sangat potensial terjadi kerjasama jika memang bisa menguntungkan Indonesia.

"Etika kita kalau ada tamu kan harus menghormati. Bukan mendiamkan sampai menunggu. Apalagi ini soal rencana kerjasama. Ini jelas merusak masa depan komunikasi kita selanjutnya kalau tidak diklarifikasi," paparnya.

Agus menilai sikap Darwin perlu dievaluasi dalam program 100 hari SBY. "Saya kira harus dievaluasi. Jangan sampai hal ini berkembang dan merusak citra dan imej kita kalau kita sebagai bangsa yang tidak ramah lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Masayuki Naoshima merasa kecewa karena gagal bertemu dengan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh. Pertemuan diagendakan berlangsung selama 30 menit. Namun setelah 30 menit menunggu, ternyata si tuan rumah tidak juga muncul.

Naoshima dan rombongannya yang sekitar belasan orang itupun akhirnya memilih bergegas pergi meninggalkan Kantor Kementerian ESDM karena pada pukul 15.00 WIB, Naoshima harus bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Naoshima pergi dengan wajah kesal. (yid/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads