"Saya boleh tidak sebut Anda kawan lama. Misalnya, saya sebut kita pernah teman, itu salah atau tidak? Semua orang itu kawan saya. Jangan kita mendiskreditkan orang," kata Patrialis usai jumpa pers di Depkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (11/1/2010).
Patrialis menilai pernyataan Artalyta tidak berdampak negatif bagi dirinya.
"Oh tidak, tidak sama sekali. Kalau misalnya, Anda wartawan dulu kenal saya, terus panggil saya Bang Patrialis tetapi saya pura-pura tidak kenal, masa saya seperti itu. Jangan kita mendiskreditkan orang," ujar politisi PAN ini.
Artalyta mengaku Patrialis sebagai kawan lamanya saat Patrialis yang baru dilantik sebagai Menkum HAM mengunjungi Rutan Pondok Bambu pada 27 November 2009.
(aan/nrl)











































