"Iya, saya pesimis," kata Asdjudin usai jumpa pers di Depkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (11/1/2010).
Asdjudin menjawab pertanyaan apakah program 100 hari bosnya bisa berhasil. Menurutnya, permasalahan di rutan dan lapas sudah sebegitu ruwetnya.
"Untuk membereskan masalah ini yang bisa hanya malaikat," ujarnya.
Mengenai fasilitas mewah yang diterima Ayin cs, Asdjudin mengaku tidak dilapori tetapi dia tahu. "Saya tidak dilapori tapi secara hukum saya tahu," katanya.
(fay/nrl)











































