"Siapa yang mengancam? Tidak ada yang mengancam-ancam," bantah Kadiv Profesi dan Pengamanan Irjen Pol Oegroseno di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (11/1/2010).
Oegroseno juga menganjurkan seniornya itu untuk melaporkan ancaman via SMS itu pada polisi. Sedangkan Susno menolak lapor dengan dalih tanpa laporan pun seharusnya Polri mengirim pengamanan dan menyelidiki kasus itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncaknya adalah munculnya SMS berbunyi 'SUSNO !!! SEKALI LAGI KAU TAMPIL DI MEDIA ATAU KORAN MAMPUS, TAU KAN CARA CEPAT NGABISI MU'. Bila melihat latar belakang masalahnya, maka kuat dugaan pihak yang melemparkan ancaman adalam oknum Polri.
(lh/nrl)











































