Susno Tolak Laporkan Ancaman Pembunuhan ke Polri

Susno Tolak Laporkan Ancaman Pembunuhan ke Polri

- detikNews
Senin, 11 Jan 2010 15:34 WIB
Susno Tolak Laporkan Ancaman Pembunuhan ke Polri
Jakarta - Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji tidak akan melaporkan ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Kepolisian seharusnya tidak menunggu laporan, tapi langsung mengirimkan pengamanan dan menyelidikinya.

"Sebetulnya, laporan itu tidak perlu. Polisi sudah tahu, masyarakat dan wartawan juga tahu, kenapa tidak ditindaklanjuti?" kata kuasa hukum Susno, Johnny Situwanda, di Polres Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Johnny tidak setuju bila Susno harus melapor dulu agar bisa diproses Mabes Polri. Ia pun lalu mempertanyakan standarisasi pengamanan seorang Pati.

"Timbul pertanyaan, apa gunanya quick respon yang diluncurkan waktu itu. Apa tidak ada standarisasi pengamanan seorang Pati, apalagi buat bintang tiga. Seharusnya kirimkan pengamanan dan langsung sidik," papar dia.

Apa Susno merasa takut setelah diancam? "Takutlah, siapa yang nggak takut kalau diancam. Sudah tidak ada ajudan, sopir, siapa yang mau jaga. Kalau benar ada apa-apa bagaimana," sahut Johnny.

Ketika ditanya apakah ancaman itu terkait kesaksian Susno dalam sidang Antasari, Johnny mengaku tidak tahu.

"Saya tidak tahu. Tetapi, ancaman itu bunyinya supaya tidak muncul di media. Tidak buka-bukaan, bisa mati atau apalah. Kita tidak tahu. Tetapi kan bermula dari situ," kata Johnny.

Ancaman pembunuhan diterima Susno dari 087883040055, 11 Januari 2010 pukul 06.00 WIB. Bunyi SMS itu yakni "SEKALI LAGI KAU BERANI BUKA2 PADA MEDIA, NYAWAMU GENTAYANGAN.. CUCU KESAYANGANNYA MU JGN DITANYA.."

Dari nomor yang sama, sms masuk pada 11 Januari 2010 pukul 06.27.42 WIB berbunyi "SUSNO!!! SEKALI LAGI KAU TAMPIL DI MEDIA ATAU KORAN, MAMPUS KAU, KAMI TAU CARA CEPAT MENGHABISI KAU.."

(aan/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini