"Saya tidak tahu kalau ada deal, karena deal tidak pernah terbuka. Kalau teman-teman tahu, kasih tahu saja. Kalau untuk kami tidak ada sampai sekarang," kata anggota Pansus dari FPKS Andi Rahmat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2010).
Andi tidak menampik adanya kesan kalau partai koalisi takut pada Boediono. Rumor untuk menyelamatkan Boediono pun banyak beredar. Namun Andi meminta publik melihat fakta yang ada.
"Jujur saja, saham (masalah) terbesar ada di Bank Indonesia (BI). Besar sekali BI dalam problem ini," jelas politisi PKS ini.
Menurut Andi, arahan dari fraksinya sudah jelas untuk menggali substansi masalah bail out Bank Century sedalam-dalamnya. Tujuannya adalah mengungkap ada apa di balik bergulirnya kebijakan untuk menyelamatkan bank tersebut.
"Mereka sepakat, untuk substansi kita habis-habisan. Substansi itu akan bercerita sendiri," kata Andi.
(fay/nrl)











































